seni grafis 1
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
seni grafis 2
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
seni grafis 3
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
seni grafis 4
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
seni grafis 5
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Minggu, 07 November 2010
RENUNGKANLAH.....
Lalu bagaimana dengan AYAH nya???
Mungkin karena mama lebih sering menelpon untuk menanayakan keadaanmu setiap hari
Tapi tahu kah jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan mama untuk menelpon mu
Mungkin dulu sewaktu kecil,mamalah yang sering megajak kamu bercerita atau berdongeng,
Tapi tahu kah kamu,bahwa sepulang ayah bekerjah dan dengan wajah lelah ayah selalu menanyakan pada mama tentang kabar mu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak kecil…..
Papa biasanya mengajari buah hati kecil nya naik sepeda
Dan setelah ayah menganggap mu bisa ayah akan melepaskan roda Bantu di sepeda mu.
Kemudian mama bilang”jangan dulu ayah,jangan di lepas dulu roda Bantu nya??”
Karena mama takut anak yang di sayanginya terjatuh lalu terluka…
Tapi sadarkah kamu???
Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkan mu,menatapmu,dan menjagah mu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu si kecilnya PASTI BISA
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru,mama menatap mu iba
Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas:”boleh,kita beli nanti,tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu,ayah melakukan itu karma ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang<span> </span>MANJA dengan semuah tuntutan yang selalu dapat di penuhi
Saat kamu sakit pilek,ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata:
“sudah di bilang!kamu jangan minum air dingin!”
Beda dengan mama yang memperhatikan dan menasehatimu dengan lembut
Ketahuilah,saat itu ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaan mu
Ketika kamu sudah beranjak dewasa
Kamu mulai menuntut pada ayah untuk dapat izin keluar malam,dan ayah bersikap tegas dan mengatakan”tidak boleh!”
Tahukah kamu ,bahwa ayah melakukan itu untuk menjaga mu..!!
Karna bagi ayah,kamu adalah sesuatu yang sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada ayah,dan mauk ke kamar sambil membanting pintu
Dan yang datang mengetuk pintu dan membujuk mu agar tidak marah adalah mama
Tahukah kamu,bahwa saat itu ayah memejam kan mata nya untuk menahan gejolak dalam batinnya
Bahwa ayah sangat ingin mengikuti keinginamu,tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu
Ketika seorang pacar mulai sering menelponmu,atau bahkan dating ke rumah untuk menemui mu,ayah akan memasang wajah paling lembut sedunia…:’)
Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu
Sadarkah kamu,kalau hati ayah merasa “cemburu…!!”
Saat kamu mulai lebih di prcaya dan ayah melonggar kan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya
Maka yang di lakukan ayah adalah duduk di ruang tamu dan menunggu mu pulang dngan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut…
Ketika melihat si kecilnya pulang larut malam hati ayah akan mengeras dan ayah memarahimu.
Sadarkah kamu,bahwa ini karna hal yang sangat di takuti ayah akan segerah dating?
“bahwa si kecilnya akan segera pergi meninggalkan ayah”
Setelah lulus SMA,ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang dokter atau insinyur
Ketahuilah,bahwa seluru paksaan yang di lakukan ayah itu semata-mata hanya karma memikirkan masa depanmu nanti.
Tapi toh ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.
Ketika kamu menjadi anak dewasa
Dan kamu harus pergi kuliah di kota lain..
Ayah harus melepasmu di Bandar
Tahukah kamu,bahwa badan ayah terasa kaku untuk memeluk mu?
Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini itu,dan menyuruhmu untuk berhat-hati
Padahal ayah ingin sekali menangis seperti mama dan memelukmu erat-erat
Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya,dan menepuk pundakmu dgn berkata”jaga dirimu baik-naik ya sayang”
Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT untuk pergi dan menjadi dewasa
Disaat kamu butuh uang untuk biaya uang semester dan kehidupanmu ,orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah
Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bias merasa sama dengan temannya yang lain
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar boneka dan mainan baru,dan ayah tahu ia tidak bias memberikanmu yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut ayah adalah:”tidak…..tidak bisa!”
Padahal dalam batin ayah ia sangat ingin mengatakan “iya sayang,nanti ayah belikan untukmu”
Tahukah kamu pada saat itu ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum
Saat kamu di wisudah sebagai seorang sarjana
Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu
Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat si kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa dan telah menjadi seseorang
Dan sampai pada saat seseorang belahan jiwamu dating kerumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.
Ayah sangat berhati-hati memberikan izin
Karna ayah tahu…….
Bahwa lelaki/wanita itulah yang akan menggantikan posisinya dan perhatiannya nanti
Dan akhirnya….
Saat ayah melihatmu dudk di panggung pelaminan bersama seorang yang mengasihimu ayah pun tersenyum bahagia…
Apakah kamu mengetahui?
Di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis….
Ayah menagis karna ayah sangat bahagia,kemudian ayah berdo’a….
Dalam lirih do’anya kepada tuhan ayah berkata:”ya Allah tugas ku telah selesai dengan baik….”
“si kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi seseorang yang luar biasa…
<span> </span>Bahagiakanlah ia bersama pasangannya…”
Setelah itu ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk….
Dengan rambut yang telah semakin putih…
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat menjaga dirimu dari bahaya….
Ayah telah menyelesaikan tugasnya…..
Ayah,bapak,papa,atau abah kita…..
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis….
Dia harus harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu…..
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA”dalam segala hal…..
Dan sungguh aku akan sangat merasa bahagia ,jika seandainya saat ini ayah masih ada disini untuk menemani
Ingat hidup di duni hanya sekali …..
Jangan kau sia-siakan hidup mu…….
Buat orang di sekelilingmu bahagia…….
Sabtu, 06 November 2010
SAAT IBLIS BERTAMU KEPADA RASULULLAH SAW
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu”.
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya”.
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Raulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakana dan dengarkan dengan baik”.
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin...”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya miliki Allah SWT, sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah terlah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”.
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling aku benci”.
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT”.
“Lalu siapa lagi?”
“Orang Alim dan Wara’ (Loyal)”
“Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci”.
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain”.
“Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahal orang-orang yang sabar”.
“Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur”.
“Apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaan dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya”.
“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam”.
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur”.
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya”.
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. Tetapi ia tak akan mau melakukan itu”. (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”
“Aku merasa panas dingin dan gemetar”.
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat”.
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka”.
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila”.
“Jika ia membaca Al-Qur’an?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api”.
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji”.
“Mengapa bias begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak pun akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya”.
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah”.“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat”.
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam”.
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam-diam”.
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar”.
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah”.
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama”.
“Bagimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku”.
“Dimanakah kau menaungi anak-anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia”.
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya: “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba”.
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina”.
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk”.
“Siapa tamumu?”
“Pencuri”.
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir”.
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai”.
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan sholat jum’at”
“Siapa manusia yang paling mambahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan sholatnya dengan sengaja”.
Iblis Tidak Berdaya Di Hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu”.
Iblis segera menimpali:
“Tidak, tidak. Tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bias berbahagian dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas”.
“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”
“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas”.
“Jika kau ihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya”.
“Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.
Iblis Dibantu Oleh 70.000 Anak-Anaknya
“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk mengganggu anak-anak muda, sebagian untuk mengganggu orang-orang tua, sebagian untuk mengganggu wanita-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur dapa shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya kan terhapus.
Pada setiap wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”
Syaithan juga berkata, “Keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
“Mereka, anak-anakku selalu menyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka”.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur”.
Cara Menggoda
“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah makhluk pertama yang berdusta
Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barangsiapa membiasakan dengan kata-kata cerai, istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat, jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan dia shalat. Namun aku bisikan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. Pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ‘shalatmu tidak sah’
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah mejadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutupi mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakana padanya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari Islam?”
10 Hal Permintaan Iblis Kepada Allah SWT
“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”
“10 macam”
“Apa saja?”
“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan”.
Allah berfirman,
“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak, dan janjikanlah mereka, tidakkah janji setan kecuali tipuan”. (QS. Al-Isra’ : 64)
“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Qur’anku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku”.
Allah berfirman,
“Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaithan”. (QS. Al-Isra’ : 27)
“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah manjawab, ‘silahkan’ , dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat”.
Iblis berkata: “Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.
Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun...!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya”.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat:
“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS. Hud : 118-119)
Juga membaca,
“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS. Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin makhluk-makhluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. Dan aku tak berbohong”.











